Simulasi Sispam Kota dalam rangka Kesiapan Pemilu 2019 di Kota Dumai. - PURNAMA DUMAI

Breaking

Kamis, 11 April 2019

Simulasi Sispam Kota dalam rangka Kesiapan Pemilu 2019 di Kota Dumai.


Pada hari Kamis tanggal 11 April 2019 pukul 08.30 bertempat di Lapangan Bukit Gelanggang Jl. H.R. Soebrantas Kel. Teluk Binjai Kec. Dumai Timur Kota Dumai telah dilaksanakan kegiatan Simulasi Sispam Kota dalam rangka Kesiapan Pemilu 2019 di Kota Dumai.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto (Danlanal Kota Dumai), Letkol Inf Horas Sitinjak (Dandim 0320/Dumai), AKBP Restika P. Nainggolan (Kapolres Kota Dumai), Mayor Lek Henri Sitorus (Perwakilan Sat Radar 232/Dumai), Mayor Arh Gede Henry Widyastana (Danden Rudal 004/Dumai), Sdr.Bambang Wardoyo (Kasat Pol PP Kota Dumai), Datuk Seri Syarudin Husin (Ketua LAM Kota Dumai), Kapten Laut (CPM) Nano Harsono (Dan Pomal Dumai), Kapten CPM Yordian (Dansub Pom Dumai), Sdr. Suardi (Kadisduk Capil Kota Dumai) dan diikuti ± 500 orang Peserta simulasi Sispam Kota Dumai.

Adapun rangkaian kegiatan Simulasi Sispam Kota Dumai sebagai berikut :


  • Babinsa dan Babinkatibmas melaksanakan patroli di lokasi TPS.
  • Beberapa saat kemudian datang sekelompok masyarakat yang mau memberikan hak pilihnya, karena tidak membawa undangan dan hanya menunjukkan KTP, oleh karena alamat KTP tidak berada di lokasi TPS itu maka Ketua KPPS menyarankan memilih di TPS yang sesuai dengan ketentuan, oleh karena dianya tidak mau maka terjadi keributan dan pengrusakan di TPS.

Sementara itu di luar terlihat segerombolan warga yang berjalan kaki membawa sepanduk dan berteriak-teriak menuju area TPS karena di lihat situasi agak memanas maka Babinsa dan Babinkantibmas yang melaksanakan patroli melaporkan ke penjagaan Polres Dumai bahwa ada unjuk rasa yang menuju ke TPS 001 Kel. Teluk Binjai Dumai Timur.
Masyarakat yang berunjuk rasa bergabung dengan pelaku yang membuat keributan di TPS. Tim Dalmas awal melapor ke Polres Dumai bahwa situasi unjuk rasa semakin memanas.


Setelah menerima perintah dari pimpinan langsung memasuki tempat TPS yang menjadi objek keributan dan langsung membentuk pasukan untuk menghalau masa namun masa semakin beringas terjadi saling dorong antara petugas dan masa pengunjuk rasa. Datang pasukan Dalmas dengan menggunakan peralatan Dalmas lengkap untuk menghalau masa namun masa masih beringas terjadi pelemparan air dan batu.

Setelah mendapat laporan dari TKP dengan masa yang semakin membesar dan tidak dapat di bubarkan maka Water Canon datang namun masa tidak juga dapat di bubarkan. Meminta bantuan TNI untuk membantu PHH, masa makin meningkat sehingga di minta pasukan Raimas (Pengurai Masa). Sesampainya di TKP tim patroli roda dua yang di lengkapi senjata gas air mata ikut bergabung dengan pasukan Dalmas dan mengambil sikap serta memembakkan gas air mata ke kumpulan masa dan mengenai salah seorang masa pengunjuk rasa sehingga terjadi korban dan Kasat Samapta menghubungi pihak rumah sakit untuk mengurusnya.

Masa membubarkan diri dari lokasi kerusuhan dan situasi bisa di kendalikan dalam keadaan aman.

Pada pukul 09.20 Simulasi Sispam Kota Dumai selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages